Kondisi Rayon Pancasila "FIS-FH"

di sampaikan dalam rangka memenuhi persyaratan untuk Pelatihan Kader Dasar 2021 yang di selenggarakan oleh PMII Universitas Pekalongan

Arif Febriyana, Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang

Rayon Pancasila merupakan rayon yang lahir pada tahun 2013 berada di bawah naungan PMII Komisariat Al Ghozali Semarang. Saat ini Rayon Pancasila memiliki kader yang berjumlah sekitar 150-an anggota yang juga sebagai pengurus. Rayon Pancasila yang biasa disebut Rapan merupakan gabungan dari dua Fakultas, yakni Fakultas Ilmu Sosial dan Fakultas Hukum. Meskipun berasal atau berlatar dua fakultas yang berbeda, Rapan dapat berjalan dengan program kerja yang berkolaborasi antar dua fakultas tetsebut. Hal ini juga tidak dapat dipisahkan dari sejarah Fakultas Hukum yang berembrio dari Fakultas Ilmu Sosial, yang mana saat ini juga Rapan sedang mempersiapkan Rayon untuk Fakultas Hukum.

Rapan memiliki fokus yang lebih kearah sosialism dengan diskursusnya sering mengadakan literasi terkait hal tersebut. Dalam kurun waktu sebulan terakhir, Rapan mengadakan kegiatan “Tadarus Das Kapital”, yang mana ruang diskusi semacam ini semakin hari semakin berkurang. Selain itu juga mengadakan diskusi yang dilaksanakan pada malam minggu berupa “Malam Minggu tetap Baca Buku, Telaah atas Salah Satu Manuskrip Politik Paling Berpengaruh di Dunia; Manifesto of the Communist Party”, selain itu juga Populisme Kiri (For a Left Populism) oleh Chantal Mouffe.

Ruang diskusi yang lain dari Rapan adalah Tawazuna, yang secara rutin hadir di hari rabu dengan membawa isu-isu terkini dan aktual yang menjadi bahan untuk dikaji. Beberapa topik di Tawazuna antara lain adalah Regresi Pengolahan Lahan di Semarang, Polemik Status Kewarganegaraan Bupati Terpilih Pilkada Sabu Rijau, Nusa Tenggara Timur, Menyambut Awal Tahun: Bencana Perubahan Iklim dan Pemanasan Global di Indonesia, dan lainnya.

Salain itu, Rapan juga memiliki Kelas Membaca: Lingkar Studi Gender, Lingkar Studi Proporsi, yang memiliki fokus pada jurnal-jurnal terkait gender dan ekologi. Program dari Rapan yang sedang berlangsung juga yaitu Rapan Bertani, dimana anggota dari Rapan melakukan kelola lahan untuk dimanfaatkan dan difungsikan kembali sebagai lahan bertani, adapun lahan ini merupakan lahan yang telah lama menjadi lahan pasif. Sehingga Rapan menghidupinya kembali dengan menanaminya beberapa tanaman yang nantinya dapat digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan dari anggota.

Diantara beberapa program yang tersebut diatas, Rapan juga masih aktif dengan mengadakan program Rapan Mengajar, yang bergerak dalam bidang pendidikan dengan melakukan pengajaran pada anak-anak usia sekolah mengajar belajar, membaca, menulis, dan mengaji, dimana kegiatan ini dilakukan di salah satu TPQ di kawasan kampus Unnes. Bertujuan untuk dapat memberikan pengetahuan melalui pengajaran dan juga sebagai bentuk bakti sosial dari PMII kepada masyarakat di sekitar kampus.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Formulir Kontak